BEBERAPA KONSEP-KONSEP DALAM SOSIOLOGI


KONSEP-KONSEP DALAM SOSIOLOGI

   Pada kesempatan ini saya diberikan tugas untuk menulis beberapa konsep (istilah) yang dalam sosiologi. Walaupun ini karena tugas, tetapi kiranya dapat bermanfaat dalam mempelajari sosiologi apalagi konsep-konsep istilah dalam sosiologi. Kiranya berikut dapat menulis konsep-konsep dalam lebih banyak lagi, dalam kesempatan ini 20 dulu yang saya akan tulis. Langsung jo pa de pe poin pembahasan, maaf ne kalo talalu banyak basa-basi.

1.      SOSIOLOGI
   secara harfiah berasal dari kata Latin “socius” artinya teman dan Yunani “logos” artinya berbicara atau ilmu, jadi berarti berbicara/ilmu tentang teman/masyarakat. Selain itu, sosiologi adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara individu dengan individu, individu dengan kelompok, kelompok dengan kelompok.
2.      INTERAKSI SOSIAL
   Interaksi sosial merupakan hubungan-hubungan sosial yang dinamis yang menyangkut hubungan antara orang-peroranga, antara kelompok-kelompok, maupun orang-perorangan dengan kelompok.
3.      INTERAKSI SOSIAL ASOSIATIF
   Interaksi sosial asosiatif adalah proses sosial yang bersifat positif, pemersatu, dan mencari jalan keluar terhadap suatu permasalahan.
4.      INTERAKSI SOSIAL DISOSIATIF
   Interaksi sosial asosiatif adalah kebalikan dari kebalikan dari asisoatif yakni bersifat negatif atau mengakibatkan perpecahan.
5.      AKULTURASI
   Akulturasi adalah suatu proses sosial yang berupa pertemuan dua budaya atau lebih dan menyatu tetapi tidak menghilangkan ciri khas dari masing-masing budaya tersebut.
6.      ASIMILASI
   Asimilasi adalah suatu proses sosial yang berupa pertemuan dua budaya atau lebih dan lebur menjadi suatu budaya yang baru.
7.      INDIVIDU
   Individu adalah unit terkecil dalam masyarakat dan merupakan pembentuk dari masyarakat itu sendiri. Individu adalah manusia itu sendiri.
8.      KELOMPOK SOSIAL
   Kelompok sosial adalah himpunan atau kesatuan manusia yang hidup bersama, karena adanya hubungan di antara mereka. Hubungan tersebut antara lain menyangkut hubungan timbal balik yang saling memengaruhi dan juga suatu kesadaran untuk saling menolong.
9.      IN-GROUP
   In-group adalah kelompok sosial di mana individu mengidentifikasi dirinya. in-group adalah kelompok dalam si individu itu atau kelompoknya.
10.  OUT-GROUP
   Out-group adalah kelompok sosial yang oleh individu diartikan sebagai lawan dari in-groupnya. out-group adalah kelompok di luar dari kelompok si individu tersebut.
11.  KELOMPOK PRIMER
   Kelompok primer adalah kelompok utama, dalam, ataupun lingkaran utama atau dekat,  seperti halnya in-group. Kelompok primer merupakan kelompok di mana anggotanya saling mengenal serta ada kerja sama yang erat.
12.  KELOMPOK SEKUNDER
   Kelompok sekunder adalah kebalikan dari primer, kelompok sekunder adalah kelompok yang di luar dari kelompok utama tidak terlalu terikat secara pribadi dan juga kurang langgeng.
13.  PAGUYUBAN (GEMEINSCHAFT)
   Paguyuban merupakan bentuk kehidupan bersama, di mana anggotanya diikat oleh hubungan batin yang murni, bersifat alamiah, dan kekal. Kelompok ini identik dengan masyarakat pedesaan.
14.  PATEMBAYAN (GESELLSCHAFT)
   Patembayan merupakan ikatan lahir yang bersifat pokok dan biasanya untuk jangka waktu pendek, bersifat bentuk dalam pikiran belaka serta strukturnya mekanik. Kelompok ini identik dengan masyarakat perkotaan.
15.  KEBUDAYAAN
   Walaupun sosiologi adalah ilmu kemasyarakatan tetapi tetap harus mempelajari kebudayaan karena di dalam masyarakat pasti adalah kebudayaan dan kebudayaan muncul oleh masyarakat. Kebudayaan adalah keseluruhan sistem gagasan, tindakan dan hasil karya manusia dalam kehidupan masyarakat yang dijadikan milik diri manusia dengan belajar. Pengertian lain (secara singkatnya juga) kebudayaan itu cipta, rasa, dan karsa manusia.
16.  LEMBAGA SOSIAL
   Lembaga sosial adalah lembaga yang mengatur rangkaian tata cara dan prosedur dalam melakukan hubungan antar manusia saat mereka menjalani kehidupan bermasyarakat dengan tujuan mendapatkan keteraturan hidup.
17.  STRATIFIKASI SOSIAL
   Stratifikasi sosial atau pelapisan sosial adalah pembedaan penduduk atau masyarakat ke dalam kelas-kelas secara bertingkat (secara hierarkis/vertikal).
18.  MOBILITAS SOSIAL
   Mobilitas sosial adalah adalah suatu gerak dalam struktur sosial, gerak ini berupa perpindahan status sosial seseorang baik secara vertikal maupun horizontal.
19.  DIFRENSIASI SOSIAL
   Diferensiasi sosial adalah pembedaan masyarakat secara horizontal, pembedaan ini berupa pembedaan masyarakat yang berdasarkan ras, etnis, agama, profesi, jenis kelamin, gender, dan lain sebagainya.
20.  PERUBAHAN SOSIAL
   Perubahan sosial alah segala perubahan pada lembaga-lembaga kemasyarakatan di dalam suatu masyarakat, yang memengaruhi sistem sosialnya, termasuk di dalamnya nilai-nilai, sikap-sikap, dan pola-pola perilaku di antara kelompok-kelompok dalam masyarakat.

   Masih banyak lagi konsep-konsep yang ada di dalam sosiologi, tetapi sekian dulu yang saya tulis. Kesempatan berikut kiranya saya dapat menulis lebih banyak lagi istilah-istilah atau konsep-konsep yang ada di dalam sosiologi sebagai kelanjutannya.
   Sampe di sini dulu ne, nanti kita mo tulis ulang beberapa konsep dalam sosiologi ulang, makase banyak ne so baca biar cuma bagini.

Referensi:
Soekanto, S. dan Budi Sulistyowati. 2017. Sosiologi Suatu Pengantar. Jakarta: Rajawali Pers.
Koentjaraningrat. 2015. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Rineka Cipta.


Komentar